Rabu, 20 Juni 2012

Senyummu bagai Tujuh Pelangi


Kasih yang kau titiskan
Menyelinap ke Ronggaku
Halus dan Mulus
Tersirat di Hati

Kecintaan ini terus Teguh
Berdiri di Ruang Hati
Berputik Seranting
Gugurnya tak pasti

Senyummu bagai Tujuh Pelangi
Bisa Melembutkan Hatiku
Ranumnya di bingkai Sanubari
Menjadi satu Reality
Seribu tahun ku turuti
Kan kuturuti

Bebananku masih Syarat
Aturi Langkahmu
Menuju Pintu yang satu

Titianmu masih Luas
Datangmu disambut
Sembah salamku Padamu

Demi Panji demi Janji
Tak bisa Gusar lagi
Kau srikandi Firdausi

Demi Budi demi Bakti
Kau tetap di Hatiku
Memancar Cahaya Suci
Kau srikandi Firdausi